Kakan Kemanag Bone Ungkap Pertama Kalinya Temukan Terbaik Satu Diraih Laki-laki
Kontributor
Sibulue, (Humas Bone) – Madrasah Aliyah Ar-Rahman Kaju, Kecamatan Sibulue gelar penamatan dan perpisahan siswa angkatan XII tahun pelajaran 2022/2023, Selasa (23/5/2023). Acara dilaksanakan secara sederhana di madrasah.
Sebanyak 33 siswa yang ditamatkan MA Ar-Rahman Kaju, Sibulue. Kegiatan penamatan sebagai momen bahagia siswa ini, dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone Abd. Hafid M. Talla. Hadir pula Pengawas Madrasah tingkat MA, Ketua Yayasan Pendidikan Ar-Rahman Kaju, Kepala MTs Ar-Rahman Kaju serta beberapa Pendidik dari Sekolah Umum wilayah Kaju, Sibulue.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Bone Abd. Hafid M. Talla menyerahkan sertifikat dari pihak madrasah kepada lima alumni terbaik. Sementara terbaik satu diraih oleh Haerul Akbar dengan nilai rata-rata 88,58.
Kepala Kantor Kemenag Bone mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat kepada para alumni. Terlebih kepada Haerul Akbar, menjadi satu-satunya laki-laki sebagai terbaik satu selama menghadiri kegiatan penamatan siswa.
“Ini baru pertama kali saya melihat, jika terbaik satu diraih dari laki-laki. Di madrasah lain yang saya hadiri penamatannya, semua didominasi oleh perempuan,” ujar Abd. Hafid M. Talla.

Ia, mengatakan bahwa madrasah sekarang telah mengungguli sekolah umum. Terbukti dari hasil Asesman dan berbagai kegiatan olimpiade diungguli dari madrasah. menurutnya jika masih ada yang mengatakan bahwa madrasah adalah tempat pembuangan maka mindset itu perlu dirubah.
“Sekarang jangan lagi berpikir sebagai madrasah pembuangan siswa, tapi madrasah adalah pilihan karena kenyataannya prestasi banyak diraih dari madrasah. Termasuk hasil asesmen tahun 2022/2023,” tandasnya.
Abd. Hafid M. Talla menyampaikan jika sekarang madrasah lebih banyak peminatnya dari pada sekolah umum.

Ia juga menyebutkan salah satu kelebihan berada di madrasah swasta utamanya tenaga pendidik. Katanya, tenaga pendidik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil, maka pengabdiannya bisa dilanjutkan apabila telah pensiun.
“Ibu Kepala MA Ar-Rahman Kaju yang statusnya sebagai pegawai negeri, bisa kembali mengabdi walau nantinya sudah pensiun, itulah bagusnya madrasah swasta, kita yang pensiun bisa kembali mengabdi hidupkan madrasah kita,” ungkapnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video galeri siswa yang tamat dengan berbagai kegiatan ekstrakulikuler. Kemudian dilanjutkan penamatan dan simpul kasi yang ditandai pemberian setangkai mawar kepada para guru dari siswa. (ahdi)